Month: August 2018

Festival Kebudayaan Islam MWCNU Kebonagung

MWCNU Kebonagung News (26/ 8/ 2018). Festival MWCNU Kebonagung membuat sejarah baru. Sejarah itu dimuai dengan digebernya pelbagai event perlombaan. Sebut saja, lomba dzibaiyah, shalawat klasik, qiraatul qutub, adzan, tarik tambang, dan ditutup dengan pengajian akbar. Festival tersebut diadakan di halaman Masjid Segawi, Desa Sidomulya Kebonagung Pacitan. Festival digelar mulai tanggal 27 hingga 30 Agustus 2018. Tepatnya, setiap malam dari jam 19.3023.30 WIB.

Festival MWCNU Kecamatan Kebonagung ini diadakan dalam Rangka Peringatan HUT Kemerdekaan RI-73 Tahun 2018. Pesertanya pun berasal dari masing-masing desa di Kebonagung. Mulai dari unsur NU, Muslimat, Fatayat, Gerakan Pemuda Ansor, IPNU, dan IPPNU. Sahdan, warga NU pun berbondongbondong datang. Tua-muda, anak-anak tumpah ruwah mengikuti dan menyaksikan festifal tersebut. Guyuran hujan di malam itu, seolah tak berpengaruh terhadap antusias peserta dan pengunjung. Bahkan, para warga menyebutnya hujan sebagai tanda keberkahan. Sebab, kehadirannya memang sudah lama ditunggu-tunggu.

Aneka makanan dan pernak-pernik NU pun dipasarkan di sekitar lokasi festival. Tak ayal, warga nahdizin dan pengunjung dapat membeli pelbagai dagangan yang disajikan. Hal ini secara otomatis, akan membuat geliat ekonomi warga nahdziyin di akar rumput hidup dan tumbuh. Tim MWCNU Kebonagung News pun mendapati sejumlah pedagang yang mengakui senang dan gembira dengan adanya kegiatan festifal ini. Bahkan, mereka meminta kepada panitia agar kegiatan ini dilangsungkan setiap tahun, tutur para pedagang.

Festival ini langsung dibuka oleh Ketua MWCNU Kebonagung, yang juga Dosen STKIP PGRI Pacitan, Dr. Mukodi, M.S.I., menurutnya “bahwa festival ini dimaksudkan untuk merawat kebudayaan Islam yang belakangan mulai meredup. Bahkan, di sejumlah desa keberadaannya mulai sulit ditemukan. Padahal, pelbagai kegiatan dimaksud merupakan ruh-nya NU”.  Lebih dari itu, ia menjelaskan “kegiatan semacam ini akan menjadi pemantik semangat, dan motivasi para warga nahdziyin. Muaranya, agar warga NU tak abai pada kebudayaan dan tradisi ke-NUan mereka”.

Segenap pengurus MWCNU Kebonagung mengucapkan selamat dan sukses atas terselenggaranya festival ini, semoga Allah SWT meridhainya, amin.

Pendidikan Samin Surosentiko

Blora sebagai salah satu Kabupaten di Indonesia begitu lekat dengan sosok fenomenal Ki Samin Surosentiko. Bahkan, setiap seseorang diperantauan mengaku berasal dari Blora, tak jarang yang bersangkutan selalu dikaitkan dengan sosok ‘Samin’. Tentu saja tidak mengecilkan peranan dan ketenaran sastrawan, sekaligus budayawan Pramoedya Ananta Toer tokoh asal Blora lainnya. Ya, Samin Surosentiko telah menjadi icon…

Tela’ah Filosofis Arti Pendidikan dan Faktor-Faktor Pendidikan dalam Ilmu Pendidikan

Meyoal pendidikan dan beragam ikutannya, tentunya tidak bisa melepaskan dari pemahaman dasarnya; yakni makna filosofis pendidikan, faktor pendidikan, dan ilmu pendidikan itu sendiri. Sebab, ketiga terma tersebut menjadi landasan berpijak.  Kajian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis tentang makna pendidikan, ilmu pendidikan serta faktor-faktor pendidikan. Metode penulisan kajian ini menggunakan kepustakaan (library research). Kajian ini…

Orientasi Humanisme Pendidikan Islam dan Masa Depan Kemanusiaan

Dehumanisasi atau krisis kemanusiaan merupakan satu masalah mendasar dalam sistem pendidikan di Indonesia. Pendidikan saat ini tidak lagi menghormati dan menghargai martabat manusia dan segala hak asasinya. Akibatnya, melalui proses pendidikan peserta didik tidak tumbuh sebagai subyek yang mampu memanusiakan manusia lainnya. Mereka justru menjadi korban dalam sebuah sistem yang memaksa mereka mengikuti aturan dalam…